This is default featured post 1 title

This is default featured post 1 title

To set your featured posts, please go to your theme options page in wp-admin. You can also disable the featured posts slideshow from certain parts of your site if you don't wish to display them. »

This is default featured post 2 title

This is default featured post 2 title

To set your featured posts, please go to your theme options page in wp-admin. You can also disable the featured posts slideshow from certain parts of your site if you don't wish to display them. »

This is default featured post 3 title

This is default featured post 3 title

To set your featured posts, please go to your theme options page in wp-admin. You can also disable the featured posts slideshow from certain parts of your site if you don't wish to display them. »

This is default featured post 4 title

This is default featured post 4 title

To set your featured posts, please go to your theme options page in wp-admin. You can also disable the featured posts slideshow from certain parts of your site if you don't wish to display them. »

This is default featured post 5 title

This is default featured post 5 title

To set your featured posts, please go to your theme options page in wp-admin. You can also disable the featured posts slideshow from certain parts of your site if you don't wish to display them. »

Pentakosta – adalah Sebuah Perubahan

Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: “Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?” Jawab-Nya: ”Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa , kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.

Kisah 1:6-8

 

ayat tersebut diatas kalau di simak ternyata ada perbedaan harapan antara Yesus dengan pada murid. Para murid berharap Yesus jangan pergi dulu dari dunia sebelum menyelesaikan pekerjaaanNya di bu bumi . namun harapan Yesus adalah supaya para Murid meneruskan atau menerima estafet misi dari Tuhan. Kita sering mengalami seperti ini bahwasanya harapan kita ternyata berbeda dengan harapan Tuhan. Yang pasti kehendak Tuhan pastilah yang terbaik.

Menyenangkan Hati Tuhan

Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi.

(1 tesalonika 4:1)

Menurut pemahaman saya yang masih belajar Firman Tuhan, adalah…. kata “kami” memeiliki pengertian dari Pihak paulus dan para pelayan sekerja nya, dan kata “kamu” itu adalah jemaat di tesalonika, seperti yang tertulis di 1tes 1:1 “Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.  “

Jadi Paulus dan rombongannya telah mengajarkan bagaimana cara nya berkenan kepada Tuhan dan yang luar biasa para jemaat di tesalonika pun melakukan apa yang di ajarkan oleh Paulus. Saya menyimpulkan bahwa orang-orang di tesalonika melakukan semua apa yang di ajarkan Paulus 100% tanpa ada kesalahan.hala itu di tegaskan dengan perkataan “hal itu memang telah kamu turuti” Namun demikian ternyata Paulus masih kurang puas karena apa yang di lakukan jemaat yang  hanya seperti seorang prajurit yang menerima perintah dari pemimpinnya tapi bukan melakukan dari hati. Dengan kata lain Paulus ingin menekankan, segala perbuatan jemaat yang di lakukan tidak dengan hati maka itu bukanlah yang di inginkan Tuhan. Tuhan ingin jemaat Tesalonika melakukan setiap perbuatan baik itu muncul dari hati, bukan supaya dipandang orang supaya terlihat “baik” atau terlihat “rohani” atau terlihat seorang Kristen.

Kuduskan dirimu untuk hari esok

tetap semangatBangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. (Yosua 7:13)

 

Semalam saya habis doa semalaman. Sepulangnya saya langsung tertidur. Ketika cahaya matahari pagi menyinari kamar, maka saya pun terbangun. Rasanya masih mengantuk dan ingin tidur lagi namun jam sudah menunjukan untuk mempersiapkan diri ke kantor. Lalu pikiran saya mulai berbicara “ahhh…. biarlah terlambat masuk kerja, kalo perlu tidak usah kerja hari ini. toh hari ini sama seperti hari kemarin. Order belum tentu datang hari ini. Lalu memasuki rutinitas yang membosankan ….” sikap pesimis saya justru menambah rasa kantuk. Namun hati saya pun berbicara “Apakah Tuhan mau mencurahkan berkatnya kepada orang yang patah semangat???” . langsung seketika itu juga saya langsung mengambil pakaian dan menuju kamar mandi. Saya harus bersemangat hari ini.

idiiihh…. Bukan Gue banget…

emang gue pikirinJanganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

(Roma 12:2)

 

“Iiihhh… Gue bangeettt…” kalimat itu sering terungkap dimulut remaja putri kepada temannya tatkala melihat cowo ganteng sesuai type nya. Tapi jika remaja itu dijodohkan oleh teman2nya yang tidak seusai dengan selerannya maka  kalimatnya “idiiihh… bukan gue banget”

Seringkali kita menyukai atau melakukan yang kita sukai dan tidak akan melakukan yang tidak kita sukai namun terkadang apa yang kita tidak sukai justru itu yang di sukai Tuhan, lalu apa yang kita akan katakan “idiiih…. bukan gue bangeett” atau “kehendakmu terjadilah”.

Seorang ibu sangat kaget melihat putri nya yang cantik mengalami perubahan-perubahan yang drastis. Sebelumnya putrinya hanya mau berdandan dan tidak mau melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring, ngepel, momong adiknya. Setiap ibu nya minta bantuan untuk menjaga adiknya maka jawabnya “idih, bukan gue banget, emangnya gue baby sitter”, disaat disuruh cuci pring “idih, bukan gue banget, emangnya gue pembokat (pembantu)”,

Yang Menentukan Kemenangan

yang menentukan kemenangan

yang menentukan kemenangan

Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan,

tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.

(Amsal 21:31)

 

Jaman dahulu peperangan dapat ditentukan pemenangnya hanya dengan melihat jumlah kuda yang berperang. Jadi jumlah kuda (cavaleri) yang paling banyak maka dapat di pastikan bahwa dialah pemenangnya. Jaman sekarang bukanlah jumlah kuda yang menentukan kemenangan dalam peperangan melainkan bom atom, nuklir, roket, pesawat tepur tanpa awak dll. Dan semua kemenangan itu hanya di perkirakan oleh pikiran melihat persenjataan yang ada.

Jemaat di Filipi

roh agamawiMenuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu. Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,

(Filipi 3:1b-2))

 

Surat Filipi di tulis oleh Paulus ketika dia masih dalam penjara. Tuhan mengijinkan Paulus berada dalam penjara agar dia dapat menuliskan surat kepada beberapa jemaat termasuk di filipi dan memberikan nasihat-nasihat yang sehat. Karena kepekaan terhadap pelayanan, maka Paulus sangat mengerti kelemahan-kelemahan jemaat. Yang luar biasa, Paulus memberikan nasihat dengan suatu kepastian, tanpa ragu tentang kebobrokan jemaat di filipi dan menuliskan dengan tidak merasa berat (Fil 3:1b). Dan nasihat yang di berikan paulus terhadap jemaat di filipi adalah untuk waspada terhadap 3 hal dalam gereja di filipi.

Siap Menjadi Saksi Kristus

Bagi saya, pesan penting dari sebuah peristiwa kenaikan Tuhan Yesus adalah : kita yg mengaku percaya DIA, HARUS SIAP MENJADI SAKSI-NYA, dimanapun kita berada..! Jgn cuma bengong “menatap ke langit” (cuma sebatas mengagumi hal2 supranatural), sampai lupa bhwa kita punya tugas menghadirkan KerajaanNya di bumi! (Kis 1:1-9)
Menjadi saksi-Nya berarti hidup kita harus bisa membawa dampak positif bagi lingkungan, yg pada akhirnya menghadirkan Kerajaan Allah di tempat dimana kita ada..

Berbuah Menyenangkan hati Tuhan

Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Mar 11:13

Setelah perjalanan dari betania, ditengah jalan laparlah Yesus. Dilihatnya pohon ara yg sudah berdaun, yang artinya bukan musim kemarau atau paceklik. Tampak lezat menikmati buahnya. Buah ara menjadi hal yang menyenangkan hatinya dan memuaskan dahagaNYa. Namun harapannya untuk menikmati buah ara itu sirna karena belum musimnya buah ara berbuah karena buah ara berbeda dengan buah lainnya yang bisa tumbuh di musim berbuah.

Pembuktian Alkitab lewat Arkeolog

 

<Disadur dari Kaskus – Setiap Gambar bisa di perbesar dengan klik ke gambarnya>

Semua yg pernah membaca kitab agama Yahudi, tahu bahwa ada tertulis dengan detail/terperinci hukum-hukum musa dan apa yg di perintahkan kan Allah kpada nabi Musa.

Selain disuruh Allah memimpin bani Israel keluar dari Mesir, dan memasuki tanah perjanjian (tanah kanaan / palestina / lokasi peta israel jaman sekarang), nabi Musa juga diperintahkan Allah untuk membuat “Tabut Perjanjian” (ark of convenant – melambangkan hadirat Allah di tengah-tengah bani israel, sebagai lambang perjanjian bani israel dng Allah yg hidup).

Nabi Musa juga diberikan hukum-hukum dari Allah, salah satu nya tentang hukum penghapusan dosa:
Imamat 16 :14 dimana imam besar harus memercikan darah kurban ke atas tabut perjanjian, barulah terjadi perdamaian atas segala dosa pelanggaran.

Berbicara yang didengar pendengar

Entah kenapa saya ingin menyampaikan tentang sesuatu hal yang saya sendiri belum menguasai dengan benar. Bahkan dapat di katakana bahwa pengetahuan tentang “berbicara / komunikasi” yang saya miliki ini hanyalah sebuah teori saja. Tapi toh ini sebuah buah pikiran saya belaka, kalau tidak di tuangkan lantas apa gunanya blog ini di buat. Saya mencoba menyampaikan buah pikiran “tentang seni berbicara” yang menurut saya sih ok aja untuk saya, namun tidak menutup kemungkinan jika menurut anda tidak ok. Toh hanya menyampaikan buah pikiran saja dan bisa saja di masa mendatang dapat lebih berkembang dengan baik.