<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Renungan Firman Tuhan</title>
	<atom:link href="http://renung.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://renung.com</link>
	<description>TerangNya bercahaya didalam hati 2Kor4:6</description>
	<lastBuildDate>Wed, 15 May 2013 01:26:41 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Pentakosta &#8211; adalah Sebuah Perubahan</title>
		<link>http://renung.com/pentakosta-adalah-sebuah-perubahan</link>
		<comments>http://renung.com/pentakosta-adalah-sebuah-perubahan#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 14 May 2013 23:53:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmat Firman]]></category>
		<category><![CDATA[Murid Yesus]]></category>
		<category><![CDATA[pentakosta]]></category>
		<category><![CDATA[perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Allah]]></category>
		<category><![CDATA[self improvement]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=490</guid>
		<description><![CDATA[Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?&#8221; Jawab-Nya: &#8221;Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa , kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;"><img class="alignleft" src="http://pendoasion.files.wordpress.com/2012/05/yesus-terangkat.jpg" alt="" width="246" height="173" /></p>
<p style="text-align: center;"><strong>Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan<sup> </sup>kerajaan bagi Israel?&#8221; Jawab-Nya: &#8221;Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. Tetapi kamu akan menerima kuasa<sup> </sup>, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,<sup> </sup>dan kamu akan menjadi saksi-Ku<span style="font-size: 11px;"> </span>di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria<sup> </sup>dan sampai ke ujung bumi.<sup> </sup></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong>Kisah 1:6-8</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>ayat tersebut diatas kalau di simak ternyata ada perbedaan harapan antara Yesus dengan pada murid. Para murid berharap Yesus jangan pergi dulu dari dunia sebelum menyelesaikan pekerjaaanNya di bu bumi . namun harapan Yesus adalah supaya para Murid meneruskan atau menerima estafet misi dari Tuhan. Kita sering mengalami seperti ini bahwasanya harapan kita ternyata berbeda dengan harapan Tuhan. Yang pasti kehendak Tuhan pastilah yang terbaik.<span id="more-490"></span></p>
<p>Murid-muri menyadaribeberapa fakta yang merugikan mereka sebagai Murid Yesus.</p>
<p>1. Bangsa Roma sebagai Bangsa Penindas memusuhi Gerakan Yesus Kristus yang di anggap sebagai sekte pemberontak</p>
<p>2. Bangsa Yahudi sebagai bangsa Ibu mereka memusuhi Gerakan Kristus karena di anggap aliran Sesat. menentang pengajaran Musa</p>
<p>3. Yesus naik ke Sorga menjadikan para murid seperti induk kehilangan Ayam</p>
<p>Karena 3 fakta tersebut diatas maka para Murid mengatakan &#8220;Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan<sup> </sup>kerajaan bagi Israel?&#8221;. yang artinya secara bahasa sederhana, Tuhan , maukah Engkau melakukan Mujizat yang spektakuler sehingga terjadi PERUBAHAN DAHSYAT yang  mengubah bangsa Israel menjadi lebih baik lagi&#8230;. tanpa penindas dari bangsa Romawi&#8230;. tanpa perselisihan dari bangsa Yahudi yang agamawi&#8230;. tanpa perasaaan ketakutan para murid berjalan di di tengah bangsa, tanpa perasaan ketakutan di rajam oleh bangsanya sendiri, tanpa ketakutan di penjara dan di siksa, sehingga hidup menjadi lebih baik lagi.</p>
<p>Namun jawaban Tuhan tidaklah sesuai dengan harapan para Murid. Harapan para Murid adalah agar Yesus melakukan Perubahan atas dunia ini namun Harapan Yesus adalah para Murid lah yang melakukan perubahan atas dunia ini. secara logika &#8230;. mana mungkin para Murid melakukan Misi dari Tuhan dan mengubah dunia. ini Mission Impossible&#8230;. yang secara logika ini sangat memberatkan para Murid sehingga kita dapat saja berkata &#8220;Enak saja Guru berkata seperti itu karena Guru sudah akan pergi ke Sorga sementara yang mengalami di dunia ini kan para Murid. Hal ini sama saja menyuruh seorang miskin untuk menyumbang pembangunan Gereja, atau orang sakit untuk mendoakan kesembuhan bagi orang lain, atau seorang tidak terpelajar di suruh memimpin perusahaan besar&#8230; dll. Apakah itu Mustahil??? tidak&#8230;. tidak ada yang Mustahil. bagi banyak orang ini &#8220;Mission Impossible&#8221; tapi bagi anak Tuhan ini &#8220;Mission Im Possible&#8221;.</p>
<p><strong>Perubahan di mulai dari diri sendiri</strong></p>
<p>Kita sering berdoa agar Tuhan mau melakukan perubahan dalam keluarga kita, kita sering berharap agar Tuhan mau merubah ekonomi kita, kita sering berharap agar Tuhan mau merubah masalah yang tajam dalam kehidupan kita. namun sering kita merasa kecewa ternyata Perubahan harus di mulai dari diri kita sendiri sebelum Tuhan mengubah kehidupan kita. Pada saat Tuhan mengatakan misinya untuk memberitakan injil sampai keujung bumi, Dia berkata &#8220; kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.&#8221; dimulai dari Yerusalem (Kota), Yudea (Propinsi), Samaria (bangsa atau Negara), sampai ke ujung Bumi (Dunia). Perubahan terjadi dari lingkup yang lebih kecil sampai kepada yang lebih besar. Mengubah dunia memang kelihatan mustahil namun jika Roh Allah turun kepada kita maka tidak ada yang mustahil. sampai hari ini banyak pedalaman-pedalaman  di ujung bumi sudah mengenal Yesus Kristus dimana jalan aspal pun belum ada. hanya dimulai dari para Rasul maka seluruh dunia mengenal Tuhan. Jika <strong>Roh Allah turun ke atas kita</strong> maka tidak ada yang mustahil, miskin menjadi kaya, bodoh menjadi bijak, lewmah menjadi kuat, yang tidak mungkin menjadi pasti. yang dibutuhkan hanya Roh Allah turun keatas setiap pribadi seperti kepada setiap para murid Tuhan. yang telah menjadikan Petrus, Nelayan biasa namun menjadi penghotbah yang telah menobatkan 3000 orang. di mulai dari setiap pribadi.</p>
<p>Sebelum pencurahan Roh Kudus terjadi, Yesus harus menyelesaiakan urusan pribadi dengan Petrus terlebih dahulu. dari jangka waktu Kematian Yesus &#8211; kebangkitan Yesus &#8211; Kenaikan Yesus sampai kepada Pencurahan Roh Kudus dibutuhkan waktu kurang dari 2 bulan. Pada saat Yesus disalibkan, Petrus telah berbohong demi menyelamatkan dirinya (sebagai seorang pengecut) dengan menyangkal Yesus 3 X, jatuh kedalam dosa karena seorang hamba (budak/pembantu) yang mengenal Petrus sebagai murid Yesus (Mat 26:69-75).  Pertrus menangis karena menyadari telah berkhianat kepada Yesus. rasa bersalah ini terus terbawa sehingga sewaktu di dengar dari Maria bahwa Yesus  telah bangkit dan tidak ada dalam kubur maka Petrus dan murid lain berlari ke kubur (Yoh 20:1-4), hanya Petrus lebih lambat lari nya dari Murid lainnya. Seorang Petrus yang menggebu-gebu, yang selalu ingin berada terdepan, yang merasa lebih baik dari murid2 lainnya, namun ketika Yesus bangkit justru dia melambat lari nya&#8230;. kenapa? karena Petrus masih merasa bersalah atas penyangkalannya. Didalam Yohanes 21, kembali ke Tiberias lalu mulai menjala ikan dan beberapa murid lain mengikuti gagasan Petrus untuk menjala ikan. setelah ikan tak dapat lalu mereka bertemu denga Yesus dan menyarankan untuk menjala di sebelah kanan. ketika mereka mendapat banyak ikan barulah Yohanes menyadari bahwa itu Tuhan yang menyuruh lalu dia membisikan kepada Petrus &#8220;itu Guru&#8221;. Secepat Kilat Petrus pun melompat ke air menemui Yesus. Pertemuan dengan Yesus di awali dengan saling bungkam sampai Yesus berkata &#8220;<em>Simon anak Yohanes apakah engkau mengasihi aku</em>&#8221; (Yoh 21:16). Mengapa hanya Simon yang di ajak bicara tersebut?? bahkan bukan hanya 1 X tapi sampai 3 X&#8230;. Apakah Yesus tidak mendengar jawaban Simon yang mengatakan &#8220;<em>Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau</em>.&#8221;. Masalahnya Tuhan ingin menjamah hati Simon yang memiliki akar pahit dari rasa penyesalan yang dalam. Tuhan ingin menyembuhkan hati Petrus dahulu sebelum Petrus di pakai menjadi alatNya yang luar biasa. Karena 3 X Petrus menyangkal Yesus maka 3 X juga Yesus bertanya kepada Petrus untuk mengobati luka hati Petrus sebanyak 3 X. Pada saat pertanyaan ke 3 : &#8220;Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: &#8221;Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?&#8221;* Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: /&#8221;Apakah engkau mengasihi Aku?&#8221;* Dan ia berkata kepada-Nya: &#8220;Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau.&#8221; Kata Yesus kepadanya: /&#8221;Gembalakanlah domba-domba-Ku.&#8221; dalam KJV &#8220;Peter was grieved&#8221; atau duka yang dalam. seperti kehilangan sesuatu yang berharga dan menyesalinya.</p>
<p>Saudara kekasih di dalam Tuhan, selama masih ada luka di dalam hati kita maka itu akan menghambat pencurahan Roh Kudus di dalam diri kita. Dunia tidak dapat di pulihkan sebelum dari Samaria, Samaria belum dapat di pulihkan sebelum dari Yudea, dan Yudea pun harus dimulai dari Yerusalem, sebelum Yerusalem maka setiap pribadi harus di pulihkan terlebih dahulu. kita tidak dapat mengubah dunia kalau tidak dari diri kita sendiri. karena dari perubahan diri kita akan mengubah keluarga, perubahan keluarga akan mengubah kota, perubahan kota akan mengubah negara, perubahan negara akan mengubah dunia. Kalau Roha Allah turun ke atas kita maka Kuasa Tuhan ada dalam diri kita untuk mengubah dunia, mengubah keluarga, mengubah ekonomi keluarga, mengubah masalah kehidupan kita.</p>
<p>Perhatikan ayat Yoh 20:22 &#8220;Dan sesudah berkata demikian, Ia mengembusi mereka dan berkata: &#8221;Terimalah Roh Kudus.&#8221;  mereka telah menerima Roh Kudus sewaktu Tuhan menampakkan diri kepada murid-murid sebelum hari Pentakosta. namun di ayat Kis 1:8 mengatakan &#8220;Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu,&#8230; &#8221; seolah-olah Roh Kudus belum di terima murid-murid. Mengapa demikian? Sebenarnya Roh Kudus telah merekas terima namun KUASA dari Roh Kudus yang belum mereka terima. Kuasa untuk mengubah dunia, kuasa untuk , membuat khotbah Petrus menjamah 3000 orang. kuasa untuk memindahkan gunung, kuasa untuk membalikan hati bapa-bapa kepada anaknya, kuasa untuk mengusir belalang pelahap, kuasa untuk menyembuhkan (Power of the Holy Spirit)</p>
<p>Pulihkan hatimu dari luka batin dan terima POWER OF HOLY SPIRIT dari Tuhan untuk mengubah dunia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<h6 style="text-align: right;"></h6>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/pentakosta-adalah-sebuah-perubahan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyenangkan Hati Tuhan</title>
		<link>http://renung.com/menyenangkan-hati-tuhan</link>
		<comments>http://renung.com/menyenangkan-hati-tuhan#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Apr 2012 07:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[berkenan]]></category>
		<category><![CDATA[tesalonika]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=484</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. (1 tesalonika 4:1) Menurut pemahaman saya yang masih belajar Firman Tuhan, adalah&#8230;. kata “kami” memeiliki pengertian dari Pihak paulus]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-485" href="http://renung.com/menyenangkan-hati-tuhan/ketawa"></a></p>
<p style="text-align: center;"><strong><a rel="attachment wp-att-485" href="http://renung.com/menyenangkan-hati-tuhan/ketawa"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-485" title="ketawa" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2012/04/ketawa-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Akhirnya, saudara-saudara, kami minta dan nasihatkan kamu dalam Tuhan Yesus: Kamu telah mendengar dari kami bagaimana kamu harus hidup supaya berkenan kepada Allah. Hal itu memang telah kamu turuti, tetapi baiklah kamu melakukannya lebih bersungguh-sungguh lagi. </strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong>(1 tesalonika 4:1)</strong></p>
<p>Menurut pemahaman saya yang masih belajar Firman Tuhan, adalah&#8230;. kata “kami” memeiliki pengertian dari Pihak paulus dan para pelayan sekerja nya, dan kata <em>“kamu” itu adalah jemaat di tesalonika, seperti yang tertulis di 1tes 1:1 “Dari Paulus, Silwanus dan Timotius kepada jemaat orang-orang Tesalonika yang di dalam Allah Bapa dan di dalam Tuhan Yesus Kristus. Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu.  “</em></p>
<p>Jadi Paulus dan rombongannya telah mengajarkan bagaimana cara nya <strong>berkenan kepada Tuhan</strong> dan yang luar biasa para jemaat di tesalonika pun melakukan apa yang di ajarkan oleh Paulus. Saya menyimpulkan bahwa orang-orang di tesalonika melakukan semua apa yang di ajarkan Paulus 100% tanpa ada kesalahan.hala itu di tegaskan dengan perkataan “hal itu memang telah kamu turuti” Namun demikian ternyata Paulus masih kurang puas karena apa yang di lakukan jemaat yang  hanya seperti seorang prajurit yang menerima perintah dari pemimpinnya tapi bukan melakukan dari hati. Dengan kata lain Paulus ingin menekankan, segala perbuatan jemaat yang di lakukan tidak dengan hati maka itu bukanlah yang di inginkan Tuhan. Tuhan ingin jemaat Tesalonika melakukan setiap perbuatan baik itu muncul dari hati, bukan supaya dipandang orang supaya terlihat “baik” atau terlihat “rohani” atau terlihat seorang Kristen.<span id="more-484"></span></p>
<p>Jemaat di Tesalonika tidak jauh berbeda dengan jemaat di dunia ini sekarang ini. Melakukan segala pelayanan namun tidak dari hati, melakukan segala perbuatan baik agar terlihat rohani. Terlalu banyak roh agamawi didalam dunia ini. Namun segala pelayanan yang kita lakukan dan perbuatan baik itu dianggap tidak berkenan kepada Tuhan karena tidak muncul dari hati. Misalkan saja seorang majelis di sebuah gereja tampak rohani namun di dalam rumahnya tidak menjadi berkat bagi keluarganya. Atau seorang yang mengaku Kristen namun tidak pernah bangun pagi mencari wajah Tuhan.</p>
<p>Mari saya perkecil tentang perbuatan yang berkenan kepada Tuhan. Misalkan Jika terjadi perselisihan/pertengkaran kecil antara anda dan salah satu anggota gereja dan anggap saja yang bersalah adalah bukan anda tetapi teman anda tersebut. Salah satu cara mendamaikan hubungan anda dengan teman anda adalah dengan cara ada yang mengalah untuk meminta maaf terlebih dahulu. Menurut anda, manakah yang di senangi Tuhan, antara anda meminta maaf terlebih dahulu atau menunggu teman anda yang meminta maaf.</p>
<p>Tuhan ingin dimana pun kita berada, baik di kantor, dalam keluarga, dalam kesendirian, di tempat ibadah atau dimanapun kita adalah sangat baik jika kita melakukan perbuatan yang di senangi Tuhan sehingga kita bukan lagi melakukan perbuatan baik supaya dilihat orang menjadi orang baik</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/menyenangkan-hati-tuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kuduskan dirimu untuk hari esok</title>
		<link>http://renung.com/kuduskan-dirimu-untuk-hari-esok</link>
		<comments>http://renung.com/kuduskan-dirimu-untuk-hari-esok#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 02:28:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[esok]]></category>
		<category><![CDATA[kudus]]></category>
		<category><![CDATA[semangat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=480</guid>
		<description><![CDATA[Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. (Yosua 7:13) &#160; Semalam saya habis doa semalaman. Sepulangnya saya langsung tertidur.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><a rel="attachment wp-att-481" href="http://renung.com/kuduskan-dirimu-untuk-hari-esok/hari-esok"><img class="alignleft size-medium wp-image-481" title="hari esok lebih baik" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2012/04/hari-esok-300x228.jpg" alt="tetap semangat" width="300" height="228" /></a>Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari, sebab, demikianlah firman TUHAN, Allah Israel: Hai, orang Israel ada barang-barang yang dikhususkan di tengah-tengahmu; kamu tidak akan dapat bertahan menghadapi musuhmu, sebelum barang-barang yang dikhususkan itu kamu jauhkan dari tengah-tengah kamu. (Yosua 7:13)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Semalam saya habis doa semalaman. Sepulangnya saya langsung tertidur. Ketika cahaya matahari pagi menyinari kamar, maka saya pun terbangun. Rasanya masih mengantuk dan ingin tidur lagi namun jam sudah menunjukan untuk mempersiapkan diri ke kantor. Lalu pikiran saya mulai berbicara “ahhh&#8230;. biarlah terlambat masuk kerja, kalo perlu tidak usah kerja hari ini. toh hari ini sama seperti hari kemarin. Order belum tentu datang hari ini. Lalu memasuki rutinitas yang membosankan &#8230;.” sikap pesimis saya justru menambah rasa kantuk. Namun hati saya pun berbicara “Apakah Tuhan mau mencurahkan berkatnya kepada orang yang patah semangat???” . langsung seketika itu juga saya langsung mengambil pakaian dan menuju kamar mandi. Saya harus bersemangat hari ini.<span id="more-480"></span></p>
<p>Yosua dengan pasukannya yang terbatas dapat mengalahkan Yerikho, namun saat melawan bangsa Ai  mengalami kekalahan di luar dugaan. Suatu bangsa yang kecil yang lemah tapi tidak dapat dikalahkan. Permasalahannya hanya karena ada umat Isreal yang serong hatinya terhadap kekayaan dan mengambil barang yang di khususkan untuk di tumpas.</p>
<p>Tuhan berkata,“Bangunlah, kuduskanlah bangsa itu dan katakan: Kuduskanlah dirimu untuk esok hari” Lalu Yosua meraih kemenngannya kembali melawan bangsa Ai. pernyataan ini juga menjadi bagian dalam kehidupan kita untuk senantiasa masuk kedalam hari esok dengan penuh harapan kemenangan diawali dengan kekudusan diri.</p>
<p>Firman Tuhan katakan “&#8221;Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.  “ 1Pet 3:10. Betapa penting nya menjaga kekudusan pada hari ini untuk mendatagkan kebaikan pada hari esok.</p>
<p>Namun sebagian orang sering berkata, hari ini sama seperti hari kemarin, masalah tetap sama, hutang tetap tak bisa terbayar,  penderitaannya tetap sama, kerja keras banting tulang hanya untuk sesuap nasi, tidak ada perubahan&#8230;.. hati-hati dengan lidah bibir kita terhadap yang jahat dan sering mengatakan perkataan  pesimis tentang hari esok.</p>
<p>Hari ini, mari kita kuduskan diri kita dari kebiasaan buruk, dari perkataan menipu, dari hati yang serong, dari berhala2 yang dikhususkan untuk di tumpas. Dari segala kebencian, dari segala sakit hati, dari segala semangat yang patah. Jangan biarkan iblis mencuri kemuliaan yang akan diberikan Tuhan kepada kita hanya karena kita tidak mau menguduskan diri. Jangan biarkan dosa menjadi batu sandungan berkat Tuhan kepada kita.</p>
<p>Ubah konsep berpikir kita dan tetap bersemangat memasuki hari esok karena hari esok kita memasuki langkah berkat yang melimpah. Jangan menyerah dan patah semangat. Kuduskanlah dirimu untuk hari esok. Hari ini adalah hari baik dan hari esok adalah hari berkemenangan dimana Tuhan membuka jalannya dan berkat akan tercurah. Hari esok order besar akan datang, hari esok pemulihan terjadi, hari esok Tuhan akan berperang untuk kita,  Hari esok&#8230;. yah hari esok&#8230;. adalah hari kemenangan untuk dirimu dan semua yang bersama mu. amin</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/kuduskan-dirimu-untuk-hari-esok/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>idiiihh&#8230;. Bukan Gue banget&#8230;</title>
		<link>http://renung.com/idiiihh-bukan-gue-banget</link>
		<comments>http://renung.com/idiiihh-bukan-gue-banget#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 09 Apr 2012 04:14:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[egp]]></category>
		<category><![CDATA[emang gue pikirin]]></category>
		<category><![CDATA[gue banget]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=464</guid>
		<description><![CDATA[Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. (Roma 12:2) &#160; “Iiihhh&#8230; Gue bangeettt&#8230;” kalimat itu sering terungkap dimulut remaja putri kepada temannya tatkala melihat cowo ganteng sesuai type nya. Tapi jika remaja itu]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><a rel="attachment wp-att-465" href="http://renung.com/idiiihh-bukan-gue-banget/mynews-in-smoking-cartoon-big-1"><img class="alignleft size-medium wp-image-465" title="Emang Gue Pikirin" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2012/04/mynews.in-smoking-cartoon-big-1-300x259.jpg" alt="emang gue pikirin" width="151" height="130" /></a>Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong> (</strong><strong>Roma 12:2)</strong><strong><em> </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>“Iiihhh&#8230; Gue bangeettt&#8230;” kalimat itu sering terungkap dimulut remaja putri kepada temannya tatkala melihat cowo ganteng sesuai type nya. Tapi jika remaja itu dijodohkan oleh teman2nya yang tidak seusai dengan selerannya maka  kalimatnya “idiiihh&#8230; bukan gue banget”</p>
<p>Seringkali kita menyukai atau melakukan yang kita sukai dan tidak akan melakukan yang tidak kita sukai namun terkadang apa yang kita tidak sukai justru itu yang di sukai Tuhan, lalu apa yang kita akan katakan “idiiih&#8230;. bukan gue bangeett” atau “kehendakmu terjadilah”.</p>
<p>Seorang ibu sangat kaget melihat putri nya yang cantik mengalami perubahan-perubahan yang drastis. Sebelumnya putrinya hanya mau berdandan dan tidak mau melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci piring, ngepel, momong adiknya. Setiap ibu nya minta bantuan untuk menjaga adiknya maka jawabnya “idih, bukan gue banget, emangnya gue baby sitter”, disaat disuruh cuci pring “idih, bukan gue banget, emangnya gue pembokat (pembantu)”,</p>
<p><span id="more-464"></span></p>
<p>beberapa kali putus sama cowo hanya karena keras kepalanya “gue tuh emang orangnya kayag gini dari sononya, kalo lo mau lo musti terima apa adanya, kalo ga suka ke laut aja lo” ketusnya jika bertengkar dengan pacar. Itulah yang terjadi sebelum-sebelumnya.</p>
<p>Namun kini sang ibu sungguh kaget di buat anak gadisnya, bagaimana tidak, tiba-tiba sang putri sering mencuci piring tanpa di perintah, bahkan sering membersihkan kamar mandi jika kotor. Belum lagi dalam hal menjaga adik nya yang masih bayi entah sudah berapa kali mengganti popok yang sebelumnya sangat jijik. Belakangan sang anak sudah tidak pernah bergaul dengan teman2 lamanya. Sampai saat ini belum ada cowok yang lengket di hatinya.</p>
<p>Dengan hati-hati si ibu bertanya kepada putri nya yang telah berubah, jawabnyapun singkat karena sang putri telah memiliki hobby yang berbeda, yakni Yesus. Ternyata Yesus telah mengubah pribadinya menjadi berbeda. Segala sesuatu dilakukan untuk Tuhan bukan untuk keinginan dirinya sendiri. “Firman Tuhan&#8230; gue banget”, “menolong orang tua&#8230;. gue banget”, “mengasihi musuh&#8230; gue banget” sekarang ucapan itulah yang sering keluar dari bibirnya.</p>
<p>Seringkali kita pun tidak jauh berbeda dengan anak gadis itu, hanya mau melakukan apa yang kita sukai. Misalkan saja kita menganggap bahwa melakukan kehendak Tuhan adalah yang sifatnya melayani dalam kegiatan gereja. Namun saat di rumah, perbuatan kita tidak jauh berbeda dengan orang dunia, anak-anak muda sering bertengkar dengan orang tua hanya masalah sepele. Orang tua yang merasa selalu benar sehingga tidak ada damai didalam rumah karena tidak ada yang mau berubah, karena “bukan gue banget”.</p>
<p>Mari&#8230;. mulai sekarang kita merubah kebiasaan kita untuk sesuai kehendak Tuhan dan bukan kehendak kita sendiri. Merubah suatu kebiasaan memang adalah hal yang sangat sulit namun jika dilakukan dengan bersandarkan kepada Tuhan maka Tuhan pasti sanggup merubah hidup kita sesuai dengan kehendakNya. Hanya masalahnya, maukah kita di ubahkan&#8230;. ??? menanggalkan semua yang “bukan gue banget”</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Mengubah dunia itu pekerjaan mudah</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Namun mengubah diri sendiri itu adalah merajut masa depan</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/idiiihh-bukan-gue-banget/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yang Menentukan Kemenangan</title>
		<link>http://renung.com/yang-menentukan-kemenangan</link>
		<comments>http://renung.com/yang-menentukan-kemenangan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 04:16:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[berubah]]></category>
		<category><![CDATA[karakter]]></category>
		<category><![CDATA[menang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=471</guid>
		<description><![CDATA[Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN. (Amsal 21:31) &#160; Jaman dahulu peperangan dapat ditentukan pemenangnya hanya dengan melihat jumlah kuda yang berperang. Jadi jumlah kuda (cavaleri) yang paling banyak maka dapat di pastikan bahwa dialah pemenangnya. Jaman sekarang bukanlah jumlah kuda yang menentukan kemenangan dalam peperangan melainkan bom atom, nuklir,]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong></p>
<div id="attachment_472" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a rel="attachment wp-att-472" href="http://renung.com/yang-menentukan-kemenangan/armor-of-god"><img class="size-thumbnail wp-image-472" title="armor-of-god" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2012/04/armor-of-god-150x150.jpg" alt="yang menentukan kemenangan" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">yang menentukan kemenangan</p></div>
<p>Kuda diperlengkapi untuk hari peperangan, </strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong>tetapi kemenangan ada di tangan TUHAN.</strong><strong></strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong> (</strong><strong>Amsal 21:31)</strong><strong><em></em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jaman dahulu peperangan dapat ditentukan pemenangnya hanya dengan melihat jumlah kuda yang berperang. Jadi jumlah kuda (cavaleri) yang paling banyak maka dapat di pastikan bahwa dialah pemenangnya. Jaman sekarang bukanlah jumlah kuda yang menentukan kemenangan dalam peperangan melainkan bom atom, nuklir, roket, pesawat tepur tanpa awak dll. Dan semua kemenangan itu hanya di perkirakan oleh pikiran melihat persenjataan yang ada.<span id="more-471"></span></p>
<p>Namun kenyataannya Firman Tuhan mengatakan kemenangan ada ditangan Tuhan. Manusia dapat mereka-reka kemenangan dengan skill dan persenjataan yang canggih namun Tuhan yang menentukan kemenangan. Jadi janganlah berharap hanya kepada apa yang dapat dilihat mata tapi berharaplah kepada apa yang menentukan kemengan itu sendiri. Apa yang tidak mungkin bagi manusia justru itu mungkin bagi Allah.</p>
<p>Manusia banyak terikat oleh pemikiran bahwa kemenangan itu adalah jika proyek itu Gol, jika dapat kontrak dalam jumlah besar, jika mendapat berkat sangat berlimpah. Dll. Hal itu sah-sah saja. Namun semua itu hanya bonus dari kemenangan yang sebenarnya. Kemenangan haruslah di perjuangkan setiap hari bukan di bagian ending (akhir). Artinya seseorang harus selalu menjaga kekudusan dirinya dan jangan sampai jatuh di dalam dosa, pada saat dapat mengalahkan dosa maka itu adalah kemenenagan yang sesungguhnya. Dapat mengalahkan karakter yang tidak berkenan, dapat mengalahkan rasa kantuk yang luar biasa pada saat doa pagi, dapat meredam emosi, dapat melakukan self control dengan baik, menjaga hati, menjaga mata, menjaga perbuatan   karena sesungguhnya itu adalah perjuangan/ peperangan yang ada dan harus dikalahkan. Setelah raksasa diri sendiri dapat di taklukan maka kelimpahan yang kita terima merupakan hadiah dari kemenangan demi kemenangan.</p>
<p>Masalahnya dengan kekuatan dan akal manusia kita tidak dapat mengalahkan goliat dalam diri kita dan harus menggunakan kuasa Tuhan. Seseorang yang sudah menjadi pencandu akan sulit berhenti dari candu nya jika tidak dengan kuasa Tuhan. Seseorang tidak akan merasa memiliki karakter buruk jika Tuhan tidak menunjukan padanya segala kelemahannya. Seseorang akan selalu menjadi sombong dan angkuh tanpa pernah disadarinya jika Tuhan tidak campur tangan. Oleh sebab itu bergantung kepada Tuhan adalah awal dari kemenangan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Sosok yang paling kuat adalah diri sendiri</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>Jika bisa mengalahkan diri sendiri maka dapat mengalahkan dunia</em></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/yang-menentukan-kemenangan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jemaat di Filipi</title>
		<link>http://renung.com/jemaat-di-filipi</link>
		<comments>http://renung.com/jemaat-di-filipi#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Mar 2012 04:22:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[jemaat]]></category>
		<category><![CDATA[palsu]]></category>
		<category><![CDATA[srigala]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=475</guid>
		<description><![CDATA[Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu. Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu, (Filipi 3:1b-2)) &#160; Surat Filipi di tulis oleh Paulus ketika dia masih dalam penjara. Tuhan mengijinkan Paulus berada dalam penjara agar dia dapat menuliskan surat kepada beberapa jemaat termasuk di]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong><a rel="attachment wp-att-476" href="http://renung.com/jemaat-di-filipi/palsu"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-476" title="palsu" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2012/04/palsu-150x150.jpg" alt="roh agamawi" width="150" height="150" /></a>Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu. Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu, </strong></p>
<p style="text-align: right;"><strong> (</strong><strong>Filipi 3:1b-2)</strong><strong>)</strong><strong><em> </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Surat Filipi di tulis oleh Paulus ketika dia masih dalam penjara. Tuhan mengijinkan Paulus berada dalam penjara agar dia dapat menuliskan surat kepada beberapa jemaat termasuk di filipi dan memberikan nasihat-nasihat yang sehat. Karena kepekaan terhadap pelayanan, maka Paulus sangat mengerti kelemahan-kelemahan jemaat. Yang luar biasa, Paulus memberikan nasihat dengan suatu <span style="text-decoration: underline;">kepastian,</span> tanpa ragu tentang kebobrokan jemaat di filipi dan menuliskan dengan tidak merasa berat (Fil 3:1b). Dan nasihat yang di berikan paulus terhadap jemaat di filipi adalah untuk waspada terhadap 3 hal dalam gereja di filipi.<span id="more-475"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Hati-hatilah terhadap anjing-anjing</li>
</ol>
<p>Kebiasaan seekor anjing adalah menjilat tuannya agar disenangi oleh tuannya dan diberikan elusan-elusan hangat. Bahkan dapat menggerakan hati tuannya untuk memberikan tulang. Ternyata sifat seperti anjing ini ada dalam jemaat di filipi yakni suka menjilat. Menjilat orang kaya agar disenangi dan kecipratan kekayaan, menjilat pemimpin agar di berikan jabatan, menjilat orang yang di hormati agar dapat menerima bagian kehormatan. Istilah orang bule, manusia “yes mam”. Seperti ular kepala dua, kepada siapapun dia akan tampak setia selama dapat keuntungan, kesetiaan akan lenyap jika tidak menghasilkan. Orang seperti ini disebut mengkhamirkan adonan, atau nila setitik merusak susu sebelanga, suka omongin orang lain, roh pemecah belah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat</li>
</ol>
<p>Tipe yang satu ini sedikit berbeda. Pekerja yang jahat biasanya memiliki skill yang baik dan kemampuan dalam pelayanan sehingga dia disebut pekerja. Namun disebut pekerja yang jahat karena memiliki agenda dan visi sendiri. Terkadang seolah tampak satu visi dengan gembala namun saat di tengah jalan visi nya melenceng dari visi gembala dan masuk dalam visi pribadinya. Tujuannya adalah mencari kepentingan pribadi dan gereja merupakan batu loncatan untuk misinya. Orang seperti menghalalkan segala cara asalkan tujuannya tercapai. Agenda pribadinya biasanya adalah menjadi terhormat, sukses, terkenal dan tidak segan menyikut demi tujuannya</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu</li>
</ol>
<p>Sunat dalam perjanjian lama sebagai tanda telah di kuduskan dan pertobatan, namun di gereja jaman akhir banyak terlihat orang-orang yang tampaknya kudus namun sebenarnya munafik. Terlihat rohani di gereja namun diluar sesat. Orang2 seperti ini memiliki tujuan mencari kehormatan agar di segani. Biasanya orang ini memiliki pengikut dan menjaring orang lain untuk menjadi pengikutnya. Dalam kapasitas lebih besar dapat membawa jemaat pindah gereja. Orang seperti ini di pakai oleh iblis untuk menjadi nabi2 palsu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Satu persamaan dari ketiga kategori diatas yakni memiliki roh  “mementingkan diri sendiri”, jadi janganlah kita mementingkan diri sendiri dan jangan menjadi pengikutnya. Mintalah hikmat kepada Tuhan agar kita melakukan sesuai kehendakNya. Milikilah Kasih dalam hidup.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/jemaat-di-filipi/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siap Menjadi Saksi Kristus</title>
		<link>http://renung.com/siap-menjadi-saksi-kristus</link>
		<comments>http://renung.com/siap-menjadi-saksi-kristus#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 03 Jun 2011 02:28:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sadurbbm</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[keselamatan]]></category>
		<category><![CDATA[Roh Kudus]]></category>
		<category><![CDATA[saksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[Bagi saya, pesan penting dari sebuah peristiwa kenaikan Tuhan Yesus adalah : kita yg mengaku percaya DIA, HARUS SIAP MENJADI SAKSI-NYA, dimanapun kita berada..! Jgn cuma bengong &#8220;menatap ke langit&#8221; (cuma sebatas mengagumi hal2 supranatural), sampai lupa bhwa kita punya tugas menghadirkan KerajaanNya di bumi! (Kis 1:1-9) Menjadi saksi-Nya berarti hidup kita harus bisa membawa]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-459" href="http://renung.com/siap-menjadi-saksi-kristus/witness"><img class="size-thumbnail wp-image-459 alignleft" title="witness" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/06/witness-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Bagi saya,  pesan penting dari sebuah peristiwa kenaikan Tuhan Yesus adalah : kita yg mengaku percaya DIA, HARUS SIAP MENJADI SAKSI-NYA, dimanapun kita berada..! Jgn cuma bengong &#8220;menatap ke langit&#8221; (cuma sebatas mengagumi hal2 supranatural), sampai lupa bhwa kita punya tugas menghadirkan KerajaanNya di bumi! (Kis 1:1-9)<br />
Menjadi saksi-Nya berarti hidup kita harus bisa membawa dampak positif bagi lingkungan, yg pada akhirnya menghadirkan Kerajaan Allah di tempat dimana kita ada..<span id="more-458"></span></p>
<p>&#8220;Nyawa&#8221; orang lain yg ada di sekitar kita (apalagi kita tahu dia sdg hidup dlm kejahatannya), menjadi tanggungjawab kita utk menyampaikan pesan kabar baik agar mreka bertobat. Sbab jika tidak, Tuhan menuntut pertanggungjawaban atas nyawa orang itu kpd kita (baca Yeh 3:18).<br />
So, jgn mrasa nyaman hanya hidup utk diri sendiri sbab keselamatan orang2 di sekitar kita juga mnjadi tanggungjawab kita..dan Tuhan akan menuntutnya kepadamu..</p>
<p>Bahkan utk tugas mulia ini (mnjadi saksi), Tuhan tidak main2..DIA telah memberikan Roh Kudus menjadi &#8220;partner&#8221; kita yg membuat kita berkuasa utk membungkam smua kuasa di dunia ini..</p>
<p>Jadi, mulailah ambil komitmen utk terus menjadi saksiNya, siap atau tidak, baik atau tidak baik waktunya..dan lihatlah bagaimana Tuhan akan membawamu hidup dlm penuh kemenangan!</p>
<p>Selamat merayakan kenaikan Tuhan Yesus, dan selamat menjadi saksiNya..<br />
Tuhan beserta kita..tetap semangat!!</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Disadur dari Group BlackBerry®</p>
<p>Iwan Setiawan =&gt; Group &#8220;Firman Tuhan&#8221;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/siap-menjadi-saksi-kristus/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbuah Menyenangkan hati Tuhan</title>
		<link>http://renung.com/berbuah-menyenangkan-hati-tuhan</link>
		<comments>http://renung.com/berbuah-menyenangkan-hati-tuhan#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 May 2011 06:08:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[buah]]></category>
		<category><![CDATA[firman]]></category>
		<category><![CDATA[pohon ara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/berbuah-menyenangkan-hati-tuhan</guid>
		<description><![CDATA[Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Mar 11:13 Setelah perjalanan dari betania, ditengah jalan laparlah Yesus. Dilihatnya pohon ara yg sudah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://renung.com/w p-content/uploads/2011/05/pohon_ara.jpeg"><img class="alignleft size-full" title="pohon_ara.jpeg" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/pohon_ara.jpeg" alt="" width="125" height="125" /></a><strong><em>Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu Ia tiba di situ, Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Mar 11:13</em><br />
</strong><br />
Setelah perjalanan dari betania, ditengah jalan laparlah Yesus. Dilihatnya pohon ara yg sudah berdaun, yang artinya bukan musim kemarau atau paceklik. Tampak lezat menikmati buahnya. Buah ara menjadi hal yang menyenangkan hatinya dan memuaskan dahagaNYa. Namun harapannya untuk menikmati buah ara itu sirna karena belum musimnya buah ara berbuah karena buah ara berbeda dengan buah lainnya yang bisa tumbuh di musim berbuah.<span id="more-403"></span>Sewaktu Yesus masih melayani sebagai manusia maka Diapun merasa lapar dan haus. Dia pun membutuhkan makanan. Namun setelah Dia di sorga. Tentunya Dia tidak lagi membutuhkan makanan. Lantas apakah yang dapat memuaskan dahaga dan apakah yang di nikmati YEsus. Apakah kita berpikir Yesus hanya bertugas memerintah malaikat2nya kemudian Dia merasa puas? Saya percaya sekalipun Dia di sorga Diapun memeliki rasa dahaga dan rasa lapar akan pujian dan penyembahan dari umatNya yang di kasihiNya.</p>
<p>Setiap pujian penyembahan dari umatNya dinikmatinya dengan sangat. Untuk itu kita sebagai anak2Nya jangan lupa untuk terus memuji dan menyembah. Hanya masalahnya kita tidak selalu memuji dan menyembah Tuhan dan tidak selalu dapat menyenangkan hati Tuhan. Tidak selalu dapat memberikan buah-buah yang harum dihadapan Tuhan supaya Tuhan dapat menikmatinya. Alasanya karena belum musim nya.</p>
<p>Kita baru menyenangkan hati Tuhan kalau sedang musim KKR. Kita baru memuaskan hati Tuhan kalau musim paceklik atau ekonomi sedang sulit. Pada saat musim berbuah tapi kita tidak berbuah untuk Tuhan karena lagi makmur dan daunnya menghijau, masih muda, masih gagah, masih produktif.</p>
<p>Mari kita belajar untuk tidak seperti pohon ara. Kita terus berbuah, terus menyenangkan hati Tuhan, terus tetap setia supaya tidak sampai dikutuk untuk &#8220;tidak pernah berbuah&#8221; sama sekali.</p>
<p>Posted with WordPress for BlackBerry.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/berbuah-menyenangkan-hati-tuhan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pembuktian Alkitab lewat Arkeolog</title>
		<link>http://renung.com/383</link>
		<comments>http://renung.com/383#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 May 2011 11:01:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saduran]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[&#160; &#60;Disadur dari Kaskus &#8211; Setiap Gambar bisa di perbesar dengan klik ke gambarnya&#62; Semua yg pernah membaca kitab agama Yahudi, tahu bahwa ada tertulis dengan detail/terperinci hukum-hukum musa dan apa yg di perintahkan kan Allah kpada nabi Musa. Selain disuruh Allah memimpin bani Israel keluar dari Mesir, dan memasuki tanah perjanjian (tanah kanaan /]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><a rel="attachment wp-att-384" href="http://renung.com/383/tabut"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-384" title="tabut" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/tabut-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>&lt;Disadur dari Kaskus &#8211; Setiap Gambar bisa di perbesar dengan klik ke gambarnya&gt;</p>
<p>Semua yg pernah membaca kitab agama Yahudi, tahu bahwa ada tertulis dengan detail/terperinci hukum-hukum musa dan apa yg di perintahkan kan Allah kpada nabi Musa.</p>
<p>Selain disuruh Allah memimpin bani Israel keluar dari Mesir, dan memasuki tanah perjanjian (tanah kanaan / palestina / lokasi peta israel jaman sekarang), nabi Musa juga diperintahkan Allah untuk membuat &#8220;Tabut Perjanjian&#8221; (ark of convenant &#8211; melambangkan hadirat Allah di tengah-tengah bani israel, sebagai lambang perjanjian bani israel dng Allah yg hidup).</p>
<p>Nabi Musa juga diberikan hukum-hukum dari Allah, salah satu nya tentang hukum penghapusan dosa:<br />
Imamat 16 :14 dimana imam besar harus memercikan darah kurban ke atas tabut perjanjian, barulah terjadi perdamaian atas segala dosa pelanggaran.<span id="more-383"></span><br />
<a rel="attachment wp-att-385" href="http://renung.com/383/rononcnn"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-385" title="Rononcnn" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/Rononcnn-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Ron Wyatt yang juga menemukan roda kereta firaun di tengah laut merah, sewaktu mengejar bani israel yg menyebrangi laut merah, dan penemu Bahtera nabi Nuh. Membuat suatu penemuan terpenting sepanjang masa.</p>
<p>Beliau menemukan Tabut Perjanjian Musa, yang terdapat tetesan darah kering Nabi Isa Al Masih, sang penebus utusan Allah yg kudus tepat di atas tutup tabut perjanjian</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-386" href="http://renung.com/383/moriah"><img class="alignleft size-medium wp-image-386" title="moriah" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/moriah-278x300.jpg" alt="" width="278" height="300" /></a><a rel="attachment wp-att-387" href="http://renung.com/383/d-news2005_dn_p5"><img class="aligncenter size-full wp-image-387" title="D-news2005_dn_p5" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/D-news2005_dn_p5.jpg" alt="" width="518" height="716" /></a></p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-388" href="http://renung.com/383/graphic1"><img class="aligncenter size-full wp-image-388" title="Graphic1" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/Graphic1.jpg" alt="" width="538" height="551" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ada seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt. Ia menemukan “Tabut Perjanjian Musa“. Tabut ini tersembunyi di luar tembok Yerusalem sebelum kota Yerusalem dihancurkan o/ tentara Nebukadnezar.</p>
<p>Ruang tempat di mana tabut itu berada sudah tertutup sehingga membentuk sebuah gundukan. Rupanya bertahun-tahun puing-puing reruntuhan mempertebal gundukan tersebut. Dan akhirnya gundukan ini menjadi sebuah bukit kecil.</p>
<p><a rel="attachment wp-att-389" href="http://renung.com/383/blood"><img class="alignleft size-full wp-image-389" title="blood" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/blood.gif" alt="" width="152" height="429" /></a>Selama masa pemerintahan Romawi &#8211; DI MANA Yesus HIDUP DI MASA ITU &#8211; bukit ini digunakan sebagai tempat penyaliban. Bukit itu, namanya dalam bahasa Ibrani ialah “Golgota“, dalam bahasa Latin “Kalvari“ atau yang sering kita dengar “Tempat Tengkorak“.<br />
Di bukit itu ditempatkan RONGGA PUALAM yang permanen di dalam tanah. Di mana ke dalam rongga inilah salib dimasukkan dan ditegakkan. Setiap rongga ini luasnya 13 inci persegi (33 cm²) &amp; dalamnya tiga kaki (hampir 1 m). Rongga ini ditutupi dengan semacam sumbat yang mempunyai tiga lubang tempat memasukkan jari untuk memudahkan pemindahan sumbat tersebut.</p>
<p>Dan di bukit ini Ron Wyatt menemukan tiga rongga permanen. Di rongga TENGAH terdapat retakan di bagian kiri yang menuju ke dalam bebatuan. Hal ini mungkin diakibatkan oleh gempa bumi<br />
(injil Matius 27:50-51 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,).</p>
<p>Penyelidikan dilanjutkan dengan menggunakan peralatan-peralatan ilmiah. Dan terungkap adanya EMAS di dalam bukit tersebut. Wyatt meminta izin dari pemerintah Israel untuk menggali sebuah lubang di bukit itu. Mulanya, permintaannya ini menghadapi penolakan dari pemerintah Israel. Namun akhirnya, setelah melewati beberapa kali penolakan, Wyatt mendapat izin.</p>
<p>Setelah dua tahun menggali sebuah parit sempit pada dinding bukit itu, Januari 1982 Wyatt bisa menembus sampai ke gua alami itu. Gua tersebut berukuran ± 6,7 m x 4,3 m atau ± 30 m² . Di gua itu terdapat sisa-sisa perlengkapan Bait Salomo. Yakni: Mezbah Korban Bakaran, Meja Roti Sajian, Mezbah Pembakaran Kemenyan. Di belakang ruangan ini terdapat Tabut Perjanjian dengan dua serafim yang sayapnya terjulur di atas Tutup Pendamaian.</p>
<p>Di atas Tutup Pendamaian Wyatt menemukan PERCIKAN DARAH KERING. Percikan darah kering itu terdapat juga di perlengkapan-perlengkapan tadi. Wyatt lalu mengirim contoh percikan darah kering itu ke laboratorium di Amerika untuk diperiksa.</p>
<p>Didapatkan, bahwa darah tersebut adalah darah manusia yang terdiri dari 23 X kromosom dan 1 Y kromosom. Darah manusia normal terdiri dari 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom dari setiap orangtua. Jika terdapat kromosom “Y tambahan“ maka darah tesebut adalah milik seorang LAKI². Jadi percikan darah tersebut adalah darah LAKI². Dan karena darah itu hanya memiliki 23 kromosom maka darah itu di-identifikasi sebagai darah laki² yang TIDAK MEMILIKI AYAH. ISA DATANG KE DUNIA GELAP INI MELALUI JALUR: DARI PERAWAN MARYAN DAN ROHUL KUDUS ALLAH (YAITU ALLAH SENDIRI) YG MEMANIFESTASIKAN JANJI NYA KEPADA PERAWAN MARYAM.</p>
<p>Ron Wyatt percaya bahwa itu adalah darah YESUS. Darah-Nya yang terciprat ke tanah. Dan melalui retakan yang diakibatkan oleh gempa bumi itu, darah itu mengalir ke bawah dan memerciki tutup pendamaian. Dgn maksud untuk mengampuni semua umat manusia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Di dalam Perjanjian Lama Imam Besar memercikkan darah lembu jantan dan domba jantan di atas tutup pendamaian sesuai dengan perintah Tuhan. Imamat 16 &lt;14&gt; Lalu ia (Imam Besar &#8211; red) harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan memercikkannya dengan jarinya ke atas tutup pendamaian di bagian muka, dan ke depan tutup pendamaian itu ia harus memercikkan sedikit dari darah itu dengan jarinya tujuh kali. &lt;15&gt; Lalu ia (Imam Besar &#8211; red) harus menyembelih domba jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa bagi bangsa itu dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir, kemudian haruslah diperbuatnya dengan darah itu seperti yang diperbuatnya dengan darah lembu jantan, yakni ia harus memercikkannya ke atas tutup pendamaian dan ke depan tutup pendamaian itu. &lt;16&gt; Dengan demikian ia (Imam Besar &#8211; red) mengadakan pendamaian bagi tempat kudus itu karena segala kenajisan orang Israel dan karena segala pelanggaran mereka, apa pun juga dosa mereka …</p>
<p>Tetapi Alkitab memberitahukan kita juga, bahwa darah lembu jantan dan domba jantan tidak bisa menghapus dosa. Tetapi darah Yesuslah (Yesus: Imam Besar Agung; Ibrani 8:1 &#8230; kita mempunyai Imam Besar &#8230; yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di Sorga,) yg menyucikan semua dosa. Darah hewan hanyalah bersifat SEMENTARA sampai Anak Domba yg sempurna itu disembelih.</p>
<p>Betapa mengagumkan dan tepat, bahwa darah Kristus SECARA FISIK dipercikkan di atas tutup pendamaian yang tersembunyi di dalam Bukit Kalvari/Golgota/Tempat Tengkorak. Sehingga mengesahkan ritual yang telah ditahbiskan oleh Allah untuk melakukan pemercikan pada tutup pendamaian.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://www.wyattarchaeology.com/ark.htm</p>
<p>http://wyattmuseum.com/</p>
<p>http://www.ronwyatt.com/index.html</p>
<p>http://www.arkdiscovery.com/ron_wyatt.htm</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8609552</p>
<p>Dalam Kitab Torah org Yahudi, tertulis dengan jelas dan detail bagaimana Allah yg perkasa itu menghadapi lawan umat pilihanNya: Bani Israel.<br />
waktu itu Bani Israel di pimpin Musa keluar dari tanah perbudakan mesir, dan ketika mereka berjalan keluar, Bani Israel berhadapan dng jalan buntu.<br />
Di depan mereka Laut Merah<br />
Di belakang mereka Tentara Firaun.</p>
<p>Apakah Allah bertindak dengan tiba-tiba menculik bani israel ke seberang laut merah, dan menggantikan posisi bani israel yg terkepung musuh dng bangsa lain?</p>
<p>Tentu tidak! tindakan seperti menculik seseorang/hmbaNya dan menggantikan nya dng muka orang lain sangat bertentangan dengan karakter ALLAH nya bani israel YG PERKASA. Allah yg asli yg telah membawa bani Israel keluar mesir, sepanjang sejarah tindakan nya, sama sekali tidak pernah bertindak spt tindakan diatas..tindakan tidak terhormat spt di atas, menghina kesanggupan Allah yg asli dalam menyelamatkan hambaNya.</p>
<p>Apa yg biasa nya Allah bani Israel lakukan terhadap nabi-nabiNya/hamba-hambaNya?<br />
1. Allahnya bani israel biasa nya membiarkan hambaNya melalui kesulitan tsb, bahkan membiarkan nya mati martir.<br />
2. Allahnya bani israel biasanya menyelamatkan hambaNya dng cara yg ajaib, dashyat dan heran.<br />
tindakan spt gantiin hambaNya dng muka org lain,supaya selamat, adlah penghinaan bagi keperkasaan Allah yg asli.</p>
<p>Apa yg Allahnya bani israel perkasa lakukan? Dia menyuruh Musa membelah Laut Merah, dan membuat Israel menyebrangi lautan dengan mengeringkan nya. dan membuat Firaun dan tentaranya di kuburkan hidup-hidup di tengah laut merah.</p>
<p>Tahukah anda, bahwa ceritera yg tertulis di atas bukan dongeng? tetapi sungguh-sunggu dibuktikan secara ilmu arkeologi?</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-398" href="http://renung.com/383/d-news2005_dn_p2"><img class="aligncenter size-large wp-image-398" title="D-News2005_dn_p2" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/D-News2005_dn_p2-741x1024.jpg" alt="" width="593" height="819" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a rel="attachment wp-att-399" href="http://renung.com/383/d-news2005_dn_p6"><img class="aligncenter size-large wp-image-399" title="D-News2005_dn_p6" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/D-News2005_dn_p6-744x1024.jpg" alt="" width="595" height="819" /></a></p>
<p><a rel="attachment wp-att-390" href="http://renung.com/383/d-news2005_dn_p1"><img class="alignleft size-large wp-image-390" title="D-News2005_dn_p1" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/D-News2005_dn_p1-742x1024.jpg" alt="" width="519" height="717" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/383/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbicara yang didengar pendengar</title>
		<link>http://renung.com/berbicara-yang-didengar-pendengar</link>
		<comments>http://renung.com/berbicara-yang-didengar-pendengar#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 May 2011 04:29:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>raykey</dc:creator>
				<category><![CDATA[Saduran]]></category>
		<category><![CDATA[Sekilas Info]]></category>
		<category><![CDATA[khotbah]]></category>
		<category><![CDATA[mendengar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renung.com/?p=377</guid>
		<description><![CDATA[Entah kenapa saya ingin menyampaikan tentang sesuatu hal yang saya sendiri belum menguasai dengan benar. Bahkan dapat di katakana bahwa pengetahuan tentang “berbicara / komunikasi” yang saya miliki ini hanyalah sebuah teori saja. Tapi toh ini sebuah buah pikiran saya belaka, kalau tidak di tuangkan lantas apa gunanya blog ini di buat. Saya mencoba menyampaikan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a rel="attachment wp-att-378" href="http://renung.com/berbicara-yang-didengar-pendengar/ngobrol"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-378" title="Ngobrol" src="http://renung.com/wp-content/uploads/2011/05/Ngobrol-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Entah kenapa saya ingin menyampaikan tentang sesuatu hal yang saya sendiri belum menguasai dengan benar. Bahkan dapat di katakana bahwa pengetahuan tentang “berbicara / komunikasi” yang saya miliki ini hanyalah sebuah teori saja. Tapi toh ini sebuah buah pikiran saya belaka, kalau tidak di tuangkan lantas apa gunanya blog ini di buat. Saya mencoba menyampaikan buah pikiran “tentang seni berbicara” yang menurut saya sih ok aja untuk saya, namun tidak menutup kemungkinan jika menurut anda tidak ok. Toh hanya menyampaikan buah pikiran saja dan bisa saja di masa mendatang dapat lebih berkembang dengan baik.<br />
<span id="more-377"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Banyak hal buku menuliskan tentang ilmu berbicara, ilmu berkhotbah, atau ilmu pidato. Namun semua metode berbicara yang canggih tidak ada artinya jika tidak di dengar oleh pendengar. Akan lebih enak jika dikatakan Ilmu berbicara yang di dengar pendengar. Banyak tokoh-tokoh yang ahli berbicara seperti Martin Lurher, Abraham Lincoln, Yong Gi Cho,  Billy Graham atau yang dari Indonesia, Soekarno Ex Presiden Indonesia. dan masih banyak lagi yang lainnya. Mereka semua adalah ahli berbicara/pidato karena dapat mempengaruhi massa.</p>
<p style="text-align: justify;">Penulis saat ini masihlah dalam pembelajaran dan bukanlah seorang yang ahli dalam berbicara namun yang ingin di sampaikan bahwa sangatlah penting memiliki keahlian berbicara khususnya untuk mereka yang menyebut dirinya telah Lahir Baru. Karena mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, miskin atau kaya, pandai atau tidak, laki atau perempuan, siapapu kita adanya di tuntut untuk menjalankan Missi Ilahi yakni jadikanlah semua bangsa muridku (Mat 28:19). yang artinya, siapapun kita telah di bekali dengan ilmu berbicara, baik berbicara lewat bibir ataupun dengan bahasa tubuh lewat perbuatan. Namun kita yang tidak bisu, maka Tuhan telah menganugerahkan lidah kita untuk berbicara. Masalahnya bukanlah tidak pandai berbicara tapi tidak mengerti cara berbicara yang didengar pendengar.</p>
<p>Beberapa hal yang pernah saya pelajari supaya kita bisa belajar dan terus belajar dalam menyampaikan yang ada dalam kepala kita lewat bibir, adalah sebagai berikut.</p>
<h4>Kuasai yang akan di sampaikan</h4>
<p style="text-align: justify;">Setiap yang akan disampaikan haruslah di kuasai betul, sebagaiman seorang guru menyampaikan pengajaran kepada murid maka sang guru harus menguasai ilmu yang akan di sampaikan tersebut, supaya nanti jika si murid bertanya maka sang guru dapat menjawab dengan baik. Demikian sebaliknya sang murid dapat mengajarkan kepada gurunya jika sang murid mempunyai pengetahuan yang berbeda dari si guru dan pengetahuannya itu dapat di pertangung jawabkan, artinya jika ada pertanyaan dari sang guru maka si murid dapat menjelaskan dengan baik. Karena jaman sekarang banyak murid yang lebih dalam pengetahuan dari pada gurunya. Jadi Topik yang akan di bicarakan dan di sampaikan haruslah dikuasai benar.</p>
<h4>Fokus</h4>
<p>Jangan keluar dari topic yang di bicarakan. Jika berbicara mengenai  “Keselamatan “ maka fokuslah tentang pembahasan tersebut jangan keluar dari topic yang nanti arahnya akan semakin jauh.</p>
<h4>Kenali lawan bicara</h4>
<p style="text-align: justify;">Seorang Salesman haruslah dapat menjual produknya kepada sasaran yang tepat. tidak mungkin menjual peralatan bayi kepada Bapak2 atau Anak2. Maka untuk produk peralatan bayi maka harus di sampaikan kepada ibu2. Tentunya seorang Salesman harus mempelajari karakter seorang ibu, kebiasaan seorang ibu, dll. Maka jika ingin menyampaikan tentang Firman Tuhan pun haruslah mengerti kepada siapa kita berbicara, apakah kepada orang Kristen KTP, atau kepada seorang yang belum mengenal Kristus, atau kepada orang yang lahir baru, atau kepada orang Kristen yang telah dewasa rohani.</p>
<h4>Kenali akan kapasitas Diri Sendiri</h4>
<p style="text-align: justify;">Tiap orang dapat mengetahui akan kapasitas kemampuan dirinya. Dan tiap orang dapat mengetahui akan panggilannya dalam melayani. Jika seseorang memiliki karunia musik maka dapat berbicara kepada orang lain yang menaruh minat terhadap musik sehingga dapat berbicara dan melayani orang tersebut melalui musik. Misalkan saja dalam hal menyampaikan musik yang berkenan kepada Allah dan musik yang menyesatkan. Ada  satu contoh ; seorang anak Tuhan yang lahir baru sangat rindu untuk memberitakan injil, sangking semangatnya maka targetnya tidak tanggung-tanggung ingin menginjili WTS.  Sesampainya di lokasi dan setelah bertemu si WTS yang selalu menggoda, akhirnya bukanlah si anak Tuhan lahir baru ini yang membawa WTS ke sorga tapi sebaliknya malah dia di bawa ke neraka.</p>
<h4>Berbicaralah dengan santun</h4>
<p style="text-align: justify;">Ada 3 type cara berbicara yang salah ; pertama, Orang yang berbicara cepat karena ingin menuangkan semua isi kepalanya, hal itu membuat apa yang ingin disampaikan tidak lah sepenuhnya di ucapkan dan ada yang terlupakan sehingga tidak lengkap apa yang ingin di sampaikan. Berbicara dengan cepat membuat pendengar tidak dapat mengerti sepenuhnya karena baru mencerna 10 kata tapi yang di sampaikan sudah 50 kata. Penghotbah yang berhotbah dengan cepat terkadang yang dapat di mengerti hanya yang lucu-lucunya saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, orang yang berbicarara kerlalu banyak kata “eee…”, misalkan : “Saudara-saudara yang terkasih dalam Tuhan …eee… seperti yang kita semua ketahui..eeee… bahwa akhir zaman sudah dekat… eee…” hal ini mengganggu pendengar yang sedang mendengarkan. Jadi pendengar lebih focus kepada  kata “eee” dari pada kalimat yang di sampaikan</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, orang yang berbicara seperti membaca. Terkadang ada orang berbicara dengan membaca tapi jelas terdengar dan artikulasi nya juga jelas seperti pembawa berita di televise, mereka semua menyampaikan berita dengan membaca. Namun ada yang menyampaikan tanpa bacaan tapi cara menyampaikannya di eja seperti membaca sehingga nada tempo nya datar dan pendengar akan bosan mendengarkan sehingga nyaris tidak ada yang dapat di simak.</p>
<p>Berbicara yang baik adalah dengan jeda.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://id.berita.yahoo.com/bicara-dengan-banyak-jeda-lebih-persuasif-093600586.html">Kenapa memakai jeda</a>??? Keuntungan menyampaikan dengan jeda membuat pembicara menguasai kalimat yang di sampaikan itu baik, mengetahui apa yang akan di sampaikan selanjutnya dengan teratur, menguasai artikulasi dengan jelas, menguasai tempo dengan benar, jika pada saat ingin menyampaikan dengan meledak-ledak untuk suatu topic yang penting setelah sampai pada klimaksnya maka di mulai dengan jeda. Pada saat ingin menyampaikan dengan tekanan tempo melambat untuk mempertegas kalimat maka di akhiri dengan jeda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renung.com/berbicara-yang-didengar-pendengar/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
